Berkas CPNS dan PPPK yang Biasanya Diminta + Cara Scan dan Kompres (Persiapan 2026)

Berkas CPNS dan PPPK yang biasanya diminta saat mendaftar di SSCASN adalah KTP, pas foto latar merah, swafoto, ijazah, transkrip nilai, dan untuk instansi tertentu surat lamaran serta surat pernyataan bermeterai elektronik. Semuanya diunggah dalam bentuk file dengan format dan batas ukuran tertentu. Karena itu, berkas sebaiknya di-scan dan dirapikan jauh sebelum pendaftaran dibuka.

Saat artikel ini ditulis (awal Oktober 2026), beberapa media melaporkan bahwa pendaftaran CPNS umum 2026 belum diumumkan oleh BKN. Sementara itu, beberapa instansi sudah membuka seleksi PPPK sendiri. Jadwal bisa berubah kapan saja, jadi pantau hanya kanal resmi: sscasn.bkn.go.id, bkn.go.id, dan menpan.go.id. Artikel ini membantu kamu menyiapkan berkas lebih dulu, supaya tidak panik saat pendaftaran dibuka.

Persiapan berkas CPNS dan PPPK: KTP, ijazah, transkrip, pas foto latar merah, dan surat lamaran

Berkas yang Biasanya Diminta

Sebagai gambaran, berikut ketentuan unggah di SSCASN 2024 yang dikutip beberapa media dari laman SSCASN. Ketentuan seleksi berikutnya bisa berbeda, jadi jadikan ini bahan persiapan, bukan patokan akhir.

DokumenFormatBatas ukuran (2024)
Pas foto latar merahJPG/JPEG200 KB
SwafotoJPG/JPEG200 KB
KTPJPG/JPEG200 KB
Ijazah (+ Serdik/STR bila diminta)PDF800 KB
Transkrip nilaiPDF500 KB
Surat lamaran dan surat pernyataan bermeterai elektronik (sesuai instansi)PDF1.000 KB

Selain itu, setiap instansi bisa meminta dokumen tambahan, misalnya sertifikat pendidik, STR untuk tenaga kesehatan, sertifikat bahasa, atau surat keterangan lain. Daftar lengkapnya selalu ada di pengumuman instansi yang kamu lamar. Pengumuman itu wajib dibaca sampai habis.

Siapkan juga dokumen fisiknya

Simpan fotokopi KTP, KK, ijazah, dan transkrip dalam satu map. Beberapa tahap seleksi atau pemberkasan setelah lulus biasanya meminta dokumen fisik. Kalau diminta fotokopi yang dilegalisir, urus jauh-jauh hari karena prosesnya bisa memakan waktu.

Checklist berkas CPNS dan PPPK beserta format file dan batas ukuran yang pernah dipakai di SSCASN 2024

Cara Scan Berkas agar Tidak Ditolak Sistem

  1. Scan dari dokumen asli, bukan dari fotokopi, kecuali instansi meminta lain.
  2. Atur resolusi 150–200 dpi. Ini biasanya cukup tajam untuk dibaca dan filenya tidak terlalu besar.
  3. Simpan sesuai format yang diminta. Pas foto, swafoto, dan KTP dalam JPG. Ijazah dan transkrip dalam PDF.
  4. Cek ukuran file. Disebutkan juga ada batas minimal sekitar 80 KB, jadi file yang terlalu kecil pun bisa ditolak.
  5. Buka ulang dan zoom. Pastikan nama, nomor, nilai, cap, dan tanda tangan terbaca.

Kalau PDF masih kebesaran, kecilkan dengan cara di artikel cara kompres PDF jadi 500 KB atau 1 MB. Kalau ijazah dan transkrip harus digabung dalam satu file, ikuti langkah di artikel cara menggabungkan PDF jadi 1 file.

Cara scan berkas CPNS: dokumen asli, resolusi 150 sampai 200 dpi, simpan sebagai PDF atau JPG, lalu cek ukuran file

Pas Foto dan Surat-Surat

  • Pas foto: di SSCASN 2024 latarnya merah. Penjelasan ukuran dalam pixel ada di artikel ukuran pas foto dalam cm dan pixel.
  • Surat lamaran dan surat pernyataan: biasanya mengikuti format dari instansi, ditandatangani, dan dibubuhi meterai elektronik (e-Meterai). Beli e-Meterai hanya lewat kanal resmi.
  • Dokumen Word: ubah ke PDF dulu supaya formatnya tidak berubah. Caranya ada di artikel Word ke PDF di HP.
  • SKCK: tidak selalu diminta saat pendaftaran, tapi sering diminta di tahap pemberkasan. Aturan terbarunya ada di artikel syarat SKCK online 2026.

Mau berkas fisik beres dulu? Fotokopi KTP, KK, dan ijazah di FJ Fotocopy Rp500 per lembar, cetak pas foto langsung jadi. Untuk scan berkas, tanya harga via WhatsApp FJ Fotocopy.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Menunggu pengumuman baru scan berkas. Saat pendaftaran dibuka, waktu dan antrean jadi sempit.
  • Salah format. Mengunggah PDF di kolom yang meminta JPG, atau sebaliknya.
  • Dokumen buram atau terpotong. Panitia bisa menyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
  • Percaya info dari luar kanal resmi. BKN beberapa kali membantah poster dan tautan pendaftaran palsu. Pastikan alamat situsnya sscasn.bkn.go.id.
  • Mendaftar di hari terakhir. Situs biasanya padat menjelang penutupan.

Tanya Jawab Seputar Berkas CPNS dan PPPK

Berkas CPNS 2026 apa saja?

Ketentuan resminya baru keluar bersama pengumuman seleksi. Sebagai persiapan, siapkan KTP, pas foto latar merah, swafoto, ijazah, transkrip, serta surat lamaran dan surat pernyataan sesuai format instansi.

Berapa ukuran file berkas CPNS?

Di SSCASN 2024: pas foto, swafoto, dan KTP maksimal 200 KB (JPG), transkrip 500 KB, ijazah 800 KB, surat lamaran/pernyataan 1.000 KB (PDF). Cek lagi ketentuan terbaru saat pendaftaran dibuka.

Scan berkas CPNS pakai resolusi berapa?

Sekitar 150–200 dpi biasanya cukup. Yang penting, tulisan terbaca dan ukuran file sesuai batas.

Apakah berkas PPPK sama dengan CPNS?

Mirip, tapi bisa berbeda per instansi dan jenis formasi. Selalu ikuti pengumuman instansi yang kamu lamar.

Baca juga: Kartu Kuning AK1: Fungsi, Syarat, dan Cara Membuat Online di SIAPkerja

Siapkan berkas CPNS dan PPPK lebih awal Fotokopi KTP, KK, ijazah, dan transkrip Rp500 per lembar, print hitam putih Rp1.000 dan warna Rp2.000, cetak pas foto langsung jadi. Untuk scan dan bantuan merapikan file, tanya harga via WhatsApp. Bisa bayar QRIS.

Senin–Sabtu 07.00–23.00, Minggu 18.00–23.00 WITA. Pesanan online via WhatsApp setiap hari 07.00–23.00.
Jl. Kenangan No. 75, Dulalowo Timur, Kota Gorontalo · WA +62 851-7426-0202

Melayani fotokopi, print, dan jilid sejak 2006. Lihat juga layanan FJ Fotocopy lainnya.

Chat WhatsApp FJ Hitung harga dulu →

Sumber: Tirto.id: format unggah dokumen CPNS 2024 (mengutip laman SSCASN); TargetLulus: status CPNS 2026 per 6 Oktober 2026; Portal SSCASN BKN. Jadwal dan syarat seleksi ditentukan pemerintah dan instansi. Selalu cek pengumuman resmi terbaru.
Diperbarui: 25 Oktober 2026.

Chat WhatsApp